Rem Blong Truk Terjun ke Sungai, Satu Tewas

image

Tabanan -

Jalur maut Denpasar-Gilimanuk yang melintasi Tabanan, memakan korban lagi. Kenek truk fuso tewas setelah kendaraan yang ditumpanginya terjun ke sungai Yeh Nu, Desa Samsam, Kerambitan, Senin (22/7) kemarin. Insiden ini dipicu rem truk yang blong.

Kenek nahas itu, Ribut (26), asal Banyuwangi, Jawa Timur. Pria ini tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Dari telinga dan mulutnya mengucur darah. Diduga, dia mengalami gegar otak setelah tergenjet badan truk. Tangan kanan dan paha kirinya juga robek. Sedangkan sopirnya, Nurdin (26), asal Banyuwangi, hanya luka ringan. Dia mengalami luka lecet di hidung, dahi dan benjol di kepala.

Sebelum terjun ke sungai sedalam 15 meter ini, truk melaju kencang dari arah Denpasar. Truk bernopol DR 8530 AB itu mengangkut berbagai barang paketan. Saat melintas di lokasi pukul 01.00 wita, sopir truk berusaha mengurangi laju kendaraan. Nahasnya, rem truk mendadak blong, lalu oleng. Sopir truk panik dan membanting stir ke ke kiri. Moncong truk justru menghantam besi pembatas jembatan. Saking kencangnya, badan truk terjun bebas ke dasar sungai. Muatannya berhamburan. Moncong ringsek membentur batu sungai. Besi penyangga jembatan hancur. Badan truk dalam posisi terguling di bebatuan sungai.

Sopir dan kenek truk berhasil menyelamatkan diri ke atas. Namun nahas, kenek truk terluka cukup parah. Dengan bantuan polisi, korban dilarikan ke rumah sakit. "Korban akhirnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," kata KBO Lantas Polres Tabanan Ipda Bagus Astawa usai olah TKP. Hingga kemarin sore, jenazah korban masih dititipkan di kamar mayat RSUD Tabanan.

Perwira ini menjelaskan, dari olah TKP, rem truk dipastikan blong ketika melaju dari arah barat. Padahal, sopir truk sudah memindahkan gigi kecil dan mengurangi kecepatn. Karena blong, truk tak bisa dikendalikan, lalu menghantam jembatan. Kondisi jalan juga menurun tajam. "Sepertinya, kernet truk tergenjet, sehingga terluka parah," jelasnya. Untuk penyelidikan, polisi memasang police line di lokasi. Sedangkan bangkai truk masih dibiarkan di lokasi. Jatuhnya truk ini menarik perhatian warga untuk melihat dari dekat. (kmb30)

Sumber : Bali Post

Tue, 23 Jul 2013 @14:31


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 4+3+6

Copyright © 2017 globalfmbali · All Rights Reserved
powered by sitekno