Daftar Iklan Aktif di Global FM Bali

Toko Nyoman, Maha Pertamini, Kopi Kupu Kupu Bola Dunia, Toko Kawan, BPJS, Bio 7, BPD Bali, KKB, Clandys, Acenet, Sanken, Dapur Prima, Mercy Foto, Pegadaian Tabanan, Minyak Kutus Kutus, Toko Kawan, PMI Tabanan, Milkuma, Pulsa Bram, Klinik Jnana Marga, Mi1, Kawasaki Tabanan

Live Video Streaming

 

Live Melalui Android
FB Global FM & Crew
Kategori
Profile

Nama Badan Hukum :

PT. Radio Swara Kinijani

Penanggung Jawab Radio :

I.DG. Jana Yudi SE.

Anggota PRSSNI No :

398 –VII/1982

No. NPWP :

01.885.561.9-901.000

Call Sign : PM 3F PC

Nama Radio : Global FM Bali

Frekuensi : FM 96,5 MHz

Format Siaran : Berita,

Interaktif, Hiburan

Website & Radio Online :

www.radioglobalfmbali.com

(live video streaming By Ustream )

Email : info@radioglobalfmbali.com

Alamat radio

Studio Utama :

Jl. Lintasan Denpasar Gilimanuk

KM 27 Bali (0361-812994)

Perwakilan Jakarta :

Jl. Palmerah Barat 21 G Jakarta

Coverage Area :

Tabanan, Badung, Denpasar,

Sebagian Buleleng,

Gianyar, Sanur, Kuta, Nusa Penida,

Candidasa, Sidemen Karangasem,

sebagian Lombok Barat

Radio Group

Radio Genta Bali,

Singaraja FM, Swib Besakih,

Swara Negara,

Global FM Lombok,

Fajar FM Banyuwangi,

Global FM Yogya

Pasang Iklan Online

Anda sibuk tidak bisa datang ke studio Global FM untuk pasang iklan 

Jangan Kuatir anda Bisa Pasang Iklan untuk disiarkan di Radio Global FM

KLIKI DISINI

 

KY Segera Cek Dugaan Pelanggaran Kode Etik Majelis Hakim Kasus IM2

image

Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang menangani perkara mantan Dirut IM2 Indar Atmanto dilaporkan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) ke Komisi Yudisial (KY) dengan dugaan pelanggaran kode etik. KY akan segera melakukan pengecekan.

"Kami pastikan ini akan segera kami proses sesuai dengan kewenangan yang kami miliki," kata ketua KY Suparman Marzuki di Gedung KY, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (17/7/2013).

Suparman mengatakan, KY akan melihat dan memastikan apakah benar telah terjadi pelanggaran kode etik. Menurutnya KY dan Mahkamah Agung (MA) telah memiliki perjanjian untuk membahas hakim yang melakukan pelanggaran. Jika memang majelis tidak mempertimbangkan saksi maka KY akan membuat laporan ke MA.

"Kita meminta resmi agar putusannya disampaikan," ucap Suparman.

Namun begitu, Suparman mengimbau agar semua pihak tetap menghormati putusan pengadilan. Pihak yang tidak terima terhadap putusan akan lebih baik melakukan upaya hukum.

"Kita harus menghormati putusan hakim. Kita memang membutuhkan kesabaran yang tinggi untuk menerima putusan ini dan kita masih bisa memperjuangkan putusan tersebut," kata Suparman.

Pengadilan Tipikor memvonis Indar bersalah dan menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara. Indar juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta, subsidair 3 bulan kurungan. Di dalam putusannya, majelis hakim juga menghukum pembayaran uang pengganti Rp 1,358 triliun.

Sumber : Detik.com

Wed, 17 Jul 2013 @14:40


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 6+9+6

Copyright © 2017 globalfmbali · All Rights Reserved



RSS Feed