KY Segera Cek Dugaan Pelanggaran Kode Etik Majelis Hakim Kasus IM2

image

Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang menangani perkara mantan Dirut IM2 Indar Atmanto dilaporkan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) ke Komisi Yudisial (KY) dengan dugaan pelanggaran kode etik. KY akan segera melakukan pengecekan.

"Kami pastikan ini akan segera kami proses sesuai dengan kewenangan yang kami miliki," kata ketua KY Suparman Marzuki di Gedung KY, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (17/7/2013).

Suparman mengatakan, KY akan melihat dan memastikan apakah benar telah terjadi pelanggaran kode etik. Menurutnya KY dan Mahkamah Agung (MA) telah memiliki perjanjian untuk membahas hakim yang melakukan pelanggaran. Jika memang majelis tidak mempertimbangkan saksi maka KY akan membuat laporan ke MA.

"Kita meminta resmi agar putusannya disampaikan," ucap Suparman.

Namun begitu, Suparman mengimbau agar semua pihak tetap menghormati putusan pengadilan. Pihak yang tidak terima terhadap putusan akan lebih baik melakukan upaya hukum.

"Kita harus menghormati putusan hakim. Kita memang membutuhkan kesabaran yang tinggi untuk menerima putusan ini dan kita masih bisa memperjuangkan putusan tersebut," kata Suparman.

Pengadilan Tipikor memvonis Indar bersalah dan menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara. Indar juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta, subsidair 3 bulan kurungan. Di dalam putusannya, majelis hakim juga menghukum pembayaran uang pengganti Rp 1,358 triliun.

Sumber : Detik.com

Wed, 17 Jul 2013 @14:40


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 4+7+7

Copyright © 2017 globalfmbali · All Rights Reserved
powered by sitekno